Berbahagia dengan makanan?

Percaya atau tidak, makanan dapat mempengaruhi kondisi emosional seseorang. Beberapa makanan dapat menimbulkan perasaan bahagia. COKLAT diyakini dapat menyebabkan rasa rileks , sehingga banyak wanita yang mengkonsumsi coklat sebagai “obat penenang” jika sedang galau. BROKOLI yang mengandung antioksidan di dalamnya dipercaya mampu memberikan rasa tenang, begitu pula GANDUM dan semua turunannya, ternyata dapat menyebabkan kita lebih relaks dan tenang.

Selain itu, ada IKAN SARDEN yang mengandung omega 3 dan BAYAM yang mengandung zat besi memberikan stamina yang baik untuk tubuh kita. Beberapa makanan lainnya adalah STRAWBERY, KOPI, dan TEH juga mampu memberikan rasa tenang sehingga membawa rasa bahagia.

Namun, pada beberapa makanan sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebihan karena dapat menyebabkan ketidakseimbangan sistem tubuh, antara lain ; kopi.

Menjalani pola makan yang sehat dan tidak berlebihan akan mempengaruhi kesehatan jiwa dan raga. Didalam raga yang sehat tentunya terdapat jiwa yang sehat pula…..selamat berbahagia!

Orang yang berbahagia adalah orang yang pandai bersyukur

Tampaknya sederhana…..
tetapi tidak banyak orang yang bisa melakukannya…

kebanyakan dari kita terlalu sibuk sehingga lupa bagaimana cara bersyukur…
Selalu fokus pada kehebatan diri sendiri….bahkan melupakan bahwa semua yang terjadi atas seijin Tuhan…

Bersyukur atas semua anugerah yang diberikan untuk kehidupan kita, membuat kita lebih berlapang dada..

yuk, kita lihat lagi apa yang sudah kita miliki…..
  • Jika anda memiliki sebuah rumah (walaupun sederhana), anda lebih beruntung dibandingkan beratus ratus rakyat miskin yang harus tinggal di kolong jembatan……
  • Jika anda memiliki mobil tua (bahkan umurnya lebih tua dari umur anda), maka anda masih diberikan kesempatan untuk mendapatkan kenyamanan dibandingkan beribu orang yang harus kemana mana naik angkot.
  • Jika anda memiliki sebuah keluarga lengkap, maka anda termasuk salah satu yang bahagia dari sekian banyak orang yang harus kehilangan anak, pasangan hidup, orang tua, maupun sanak saudara….
  • Jika terbangun di pagi hari, dan merasa cukup sehat, maka anda lebih diberkati dari berjuta orang yang tidak dapat bertahan hidup
  • Jika anda bisa memilih restoran untuk sekedar makan siang, maka anda harus bersyukur karena banyak yang harus mengais sampah, demi menemukan sebungkus nasi sisa…..
  • dan jika anda bisa membaca tulisan ini, maka anda lebih beruntung dari ratusan orang yang tidak bisa menikmati keindahan pantai, hijaunya pegunungan, bahkan tidak bisa memandang mata orang yang dikasihinya, karena keterbatasan indera penglihatan.
Dan masih banyak lagi yang terjadi pada kehidupan kita, yang patut disyukuri….
Marilah kita mengambil langkah kecil sebagai permulaan…
Ucapkan terima kasih pada Tuhan yang telah memberikan kehidupan yang luar biasa ini, kepada orang tua yang telah membesarkan dengan penuh kasih, kepada pasangan yang telah setia mendampingi, kepada anak yang telah memberikan keceriaan…..katakan bahwa anda mencintainya, karena kita tidak akan pernah tau, apa esok hari masih diberikan kesempatan untuk melihat senyum mereka….
Dan mulailah hari-hari anda yang lebih bahagia, karena selalu diawali dengan rasa bersyukur…..

Temukan arti bahagia dalam diri anda

Kata yg satu ini seringkali jadi alasan utama kita sebagai tujuan hidup. Ya, BAHAGIA……

Tapi tahukah anda, bahwa bahagia tidak sesederhana yg kita kira……atau serumit bayangan orang.

mari kita lihat cerita – cerita berikut….

Ada cerita seorang  sahabat yang rela berpisah dengan suami dan buah hati tercinta demi mengejar cita2nya………. punya uang banyak! Ia rela berangkat kerja pukul 5 pagi, dan pulang pukul 8 malam…dengan perjalanan yang memakan waktu kurang lebih 2 jam, naik kendaraan umum.Tetapi ketika sudah terkumpul uang yang dikejarnya, apa dia cukup bahagia karena sudah melewatkan hari pertama puterinya masuk sekolah? Apakah dia bahagia karena tidak bisa membuatkan secangkir kopi hangat untuk suaminya ?

Sebaliknya, ada seorang sahabat yang merasa cukup  dengan hidup sederhana, berkumpul bersama  isteri dan anak…  walaupun hanya mampu memberi kehidupan yang sederhana namun kebersamaan membuat keluarga ini menjadi kuat.

Ada lagi sahabat yang begitu bangganya memiliki karir cemerlang, namun berakhir di rumah sakit karena kurangnya istirahat… hampir 15tahun dia hanya menyediakan waktu 4 jam untuk mengistirahatkan mata dan tubuh lelahnya…. dan semua dilakukan semata untuk memberikan kehidupan yang lebih baik bagi keluarganya..

Atau cerita tentang seorang wanita luar biasa yang mengabdikan diri pada sebuah perusahaan, hingga di akhir hidupnya tidak memiliki keluarga…. Semua dapat ia miliki, uang, tahta,kekuasaan….kecuali KELUARGA.

Sebaliknya, beberapa sahabat ada yang merelakan karirnya demi mengurus keluarganya, mengurus anak-anaknya, mengurus suami tercinta…sebagai sumber kebahagiannya.

Cerita – cerita diatas, tidak ada yg salah….karena prioritas masing-masing pribadi sangat beragam, tergantung pola fikir, latar belakang keluarga, pola asuh sejak kecil, agama, budaya, dll.

Kira-kira, apa yang dapat kita simpulkan disini…?

yap! bahagia sebenarnya tidak untuk dicari, namun berada didalam pikiran kita….di bawah alam sadar kita…. yang tentunya bukan karena uang, mobil mewah, atau kekuasaan yang hebat…

Orang yang berbahagia bukanlah orang yang hebat dalam segala hal, tapi orang yang bisa menemukan hal sederhana dalam hidupnya dan mengucap syukur…..